Sudah Tahu Cara Menghitung Resistor? Berikut Simak Penjelasan Serta Contohnya!

Cara Menghitung Resistor

Dalam rangkaian elektronika, resistor memiliki peranan yang penting. Hal ini dikarenakan dapat berfungsi sebagai pengatur maupun pembatas arus listrik. Namun, banyak juga diantara anda yang tidak mengetahui bagaimana cara menghitung resistor dengan benar. Apabila anda bekerja di perusahaan perakitan elektronik, pastikan untuk mampu membaca atau menghitungnya.

Berikut Beberapa Cara Untuk Menghitung Nilai Resistor

1. Berdasarkan Kode Angka
Untuk membaca nilai dari resistor dengan bentuk komponen Chip tentunya akan lebih mudah. Hal ini dikarenakan kode yang dipakai oleh resistor dalam komponen ini hanya dengan memakai kode angka. Sehingga, hal tersebut akan memudahkan anda untuk membaca Body Code Resistor.

Untuk contoh penghitungannya adalah apabila komponen dari Chip Resistor ini memiliki angka 4 7 dan 3, maka anda bisa memasukkan angka ke 1 langsung ke angka 4. Kemudian, untuk angka kedua merupakan 7 dan di angka yang ketiga, maka anda bisa menambahkan jumlah nol dari angka tersebut. seperti 000 atau anda bisa bisa mengalikannya dengan 103. Sehingga memiliki nilai 47 kilo Ohm (47 kOhm).

2. Menghitung Nilai Resistor Dengan Kode Warna
Selain melakukan perhitungan menggunakan kode angka, cara menghitung resistor ini juga bisa dilakukan dengan kode warna. Hal ini dapat anda lakukan pada nilai resistor yang memiliki bentuk Axial. Pasalnya, kode tersebut akan diwakili dengan warna warna yang ada pada tubuh atau body dari resistor dalam bentuk gelang.

Biasanya anda akan bisa menemukan empat gelang yang terdapat pada tubuh resistor. Akan tetapi, terdapat pula gelang yang memiliki jumlah lima. Biasanya, untuk warna emas dan juga perak akan memiliki letak yang agak berjauhan dari warna gelang yang lain. Hal tersebut sebagai penanda dari tanda gelang yang terakhir.

Untuk gelang terakhir sendiri adalah nilai toleransi untuk nilai dari resistor yang berkaitan. Lalu bagaimana cara penghitungan dengan menggunakan gelang warna ini? Untuk mempermudahnya, maka akan diulas beberapa contoh cara menghitung resistor dengan menggunakan kode warna ini.

Pertama, anda bisa memasukkan angka yang tertera secara langsung pada warna Gelang yang pertama. Kemudian, anda bisa memasukkan angka pada kode warna gelang yang kedua dan anda juga bisa untuk memasukkan jumlah nol dari kode warna gelang yang ketiga. Atau anda juga bisa memberikan pangkat pada angka tersebut dengan rumus 10n.

Misalnya, pada gelang pertama berwarna coklat dan memiliki angka 1. Selanjutnya untuk gelang kedua, memiliki warna hitam dan bernilai 0 dan untuk gelang yang ketiga adalah berwarna hijau dan berjumlah lima. Sehingga, disini anda bisa menambahkan jumlah 0 sebanyak lima buah setelah gelang kedua. Atau anda bisa mengalikannya dengan 105.

Sedangkan untuk gelang ke empat adalah memiliki warna perak, dengan begitu akan memiliki nilai toleransi yakni sebesar 10 persen. Sehingga nantinya nilai dari resistor tersebut adalah 10 x 105, dan akan menghasilkan 1.000.0000 Ohm atau bisa juga ditulis 1MOhm dengan adanya toleransi yakni 10 persen.

Dan untuk cara menghitung resistor dengan jumlah gelang lima adalah bagian penambahan 0 akan berada di gelang yang keempat. Sehingga apabila warna gelang sama seperti yang diatas dan untuk gelang keempat berwarna hijau, maka nantinya akan mampu menghasilkan nilai resistor yakni 105 x 105 yang menghasilkan 10,5 MOhm dan toleransi 10 persen.
Itulah cara untuk menghitung resistor dengan benar. Oleh karena itu, apabila anda bekerja di lingkungan atau perusahaan elektronika, maka setidaknya anda harus bisa dan paham bagaimana cara menghitung maupun membaca nilai resistor. Sehingga, pekerjaan akan bisa berjalan dengan lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *