Penerapan Ilmu Elektronika di kehidupan sehari hari

Penerapan Ilmu Elektronika di kehidupan sehari hari

Elektronika merupakan ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel, semikonduktor, dan lain sebagainya. Ilmu yang mempelajari alat-alat seperti ini merupakan cabang dari ilmu fisika, sementara bentuk desain dan pembuatan sirkuit elektroniknya adalah bagian dari teknik elektro, teknik komputer, dan ilmu/teknik elektronika dan instrumentasi.

Penerapan Elektronika dan Instrumentasi di kehidupan sehari hari akan coba kita bahas, ada banyak yang akan di bahas jika ingin di perluas Elektronika seperti pengertian Elektronika berdasarkan definisi-definisi Elektronika-nya dan fungsi-fungsi dasar yang dapat dilakukan oleh perangkat-perangkat elektronika serta penerapan Elektronika dalam kehidupan kita sehari-hari.

Komponen elektronika berupa sebuah alat berupa benda yang menjadi bagian pendukung suatu rangkaian elektronik yang dapat bekerja sesuai dengan kegunaannya. Mulai dari yang menempel langsung pada papan rangkaian baik berupa PCB, CCB, Protoboard maupun Veroboard dengan cara disolder atau tidak menempel langsung pada papan rangkaian (dengan alat penghubung lain, misalnya kabel).

Penerapan Elektronika dalam kehidupan sehari-hari ini terdiri dari satu atau lebih bahan elektronika, yang terdiri dari satu atau beberapa unsur materi dan jika disatukan, untuk desain rangkaian yang diinginkan dapat berfungsi sesuai dengan fungsi masing-masing komponen, ada yang untuk mengatur arus dan tegangan, meratakan arus, menyekat arus, memperkuat sinyal arus dan masih banyak fungsi lainnya.

Penerapan Ilmu Elektronika di kehidupan sehari hari

Di era teknologi informasi ini, Teknologi yang menggunakan Elektronika dapat ditemukan dimana-mana, hampir semua bidang menggunakannya.

  1. Komunikasi dan Hiburan – Telepon kabel, Ponsel, Televisi, Radio, Audio/Video Player, Konsol Game, Komputer.
  2. Pengendalian dan Instrumen – Pengendalian Mesin produksi di Industri-industri, Inverter, Multimeter, Pencacah Frekuensi (Frequency Counter), Osiloskop, Spectrum Analyzer, signal generator dan lain sebagainya.
  3. Aplikasi Pertahanan dan Keamanan – Radar, Sistem Sonar dan sistem Infra-merah yang digunakan untuk mendeteksi pesawat tempur, kapal selam, kapal perang lawan. Sistem Peluruh Kendali dan Sistem komunikasi militer juga menggunakan sistem Elektronika.
  4. Aplikasi di Industri – Otomasi mesin produksi dan pengendalian pada ketebalan produk, kualitas produk, massa produk, suhu dan kelembaban pada produk dan bahan produksi dapat dikendalikan oleh perangkat-perangkat elektronika. Penggunakan komputer dan Ponsel untuk membeli tiket kereta api dan pesawat, pengendalian sistem pembangkitan listrik dan lain-lainnya.
  5. Medis dan Ilmiah – Dokter dan para peneliti menggunakan alat-alat eletronika untuk mendeteksi kesehatan pasien seperti EKG (Electrocardiographs), X-ray, endoscopy, Ultrasound scanner, mesin pendeteksi kadar gula, kolesterol, tekanan darah dan lain-lainnya.
  6. Otomotif– Dalam menjalankan operasional manufakturing mobil atau motor, perangkat elektronika digunakan untuk mengendalikan mesin produksi dan mengawasi jalannya produksi. Sedangkan pada mobil itu sendiri, perangkat-perangkat elektronika juga dipasangkan pada kendaraan bermotor seperti sistem pengapian (ignition system), multipoint fuel injection (MPFI) system, pengisian ulang aki mobil dan lain sebagainya.

Elektronika dalam Kehidupan

Elektronika sendiri merupakan cabang dari ilmu elektro. Pengertian elektro sendiri adalah ilmu yang mempelajari sifat sifat elektron atau fenomena kelistrikan. Sedangkan elektro sendiri adalah cabang dari ilmu fisika, yaitu cabang ilmu yang mempelajari tentang materi dan energi, baik itu fenomena maupun perilaku dari materi atau energy itu sendiri. Banyak ilmuan mengatakan bahwa fisika merupakan ilmu yang fundamental, atau menjadi dasar bagi cabang cabang ilmu yang lain. Kalau begitu apakah kita bisa menarik kesimpulan bahwa keilmuan elektronika adalah cabang ilmu terpenting di masa depan, karena merupakan cabang dari ilmu yang fundamental ?

Sejarah perkembangan elektronika di dunia sebenarnya sudah berkembang pesat dari tahun 1900an, namun elektronika berkembang pesat sejak ditemukannya komponen elektronika yaitu transistor oleh William Shockley pada tahun 1947. Transistor sendiri adalah komponen elektronika yang berfungsi sebagai penguat dan saklar yang diaktifkan secara elektronik, bukan secara mekanik. Sebelumnya, engineer elektronika menggunakan Tabung vacuum untuk membuat rangkaian elektronik,Namun setelah transistor ditemukan tabung vacuum sudah jarang digunakan karena ukurannya yang besar dan dispasi daya yang besar pula, berbeda dengan transistor yang dengan kehandalannya yakni ukuran yang jauh lebih kecil namun kemampuan daya yang lebih besar.

Elektronika Listrik???

Alat-alat yang menggunakan dasar kerja elektronika ini biasanya disebut sebagai peralatan elektronik (electronic devices). Contoh peralatan/ piranti elektronik ini: Tabung Sinar Katoda (Cathode Ray Tube, CRT), radio, TV, perekam kaset, perekam kaset video (VCR), perekam VCD, perekam DVD,kamera video, kamera digital, komputer pribadi desk-top, komputer Laptop, PDA (komputer saku), robot, smart card, dll.

Seperti disebutkan di atas elektronika didasarkan pada pengetahuan tentang kelistrikan. Listrik, dapat diartikan sebagai berikut:

  1. Listrik adalah kondisi dari partikel subatomik tertentu, seperti elektron dan proton, yang menyebabkan penarikan dan penolakan gaya di antaranya.
  2. Listrik adalah sumber energi yang disalurkan melalui kabel. Arus listrik timbul karena muatan listrik mengalir dari saluran positif ke saluran negatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *