Berikut Fungsi dan Kegunaan Sensor Ultrasonic

Berikut Fungsi dan Kegunaan Sensor Ultrasonic

Halo sobat beetrona Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang sensor ultrasonic , sensor yang memang akhir-akhir ini sangat di cari oleh seluruh pembuat robot, Sensor merupakan sebuah komponen yang memiliki fungsi untuk mendekteksi perubahan besaran pada suatu objek baik perubahan besaran fisik ataupun kimia. Salahsatu jenis sensor yang paling banyak digunakan yaitu sensor ultrasonik. Sensor utrasonik adalah sensor yang berfungsi mengubah energi dari besaran fisika berupa bunyi menjadi besaran listrik.

Beralih ke Prinsip Kerja Sensor Ultrasonic , Pada sensor ultrasonik, gelombang ultrasonik dibangkitkan melalui sebuah alat yang disebut dengan piezoelektrik dengan frekuensi tertentu. Piezoelektrik ini akan menghasilkan gelombang ultrasonik (umumnya berfrekuensi 40kHz) ketika sebuah osilator diterapkan pada benda tersebut. Secara umum, alat ini akan menembakkan gelombang ultrasonik menuju suatu area atau suatu target. Setelah gelombang menyentuh permukaan target, maka target akan memantulkan kembali gelombang tersebut. Gelombang pantulan dari target akan ditangkap oleh sensor, kemudian sensor menghitung selisih antara waktu pengiriman gelombang dan waktu gelombang pantul diterima.

Kami memiliki 5 Fungsi dan Kegunaan Sensor Ultrasonic yang mungkin sangat perlu kalian ketahui

1. Bisa menjadi Sistem Otomasi Industri
Sensor ultrasonik dari MaxBotix juga bisa digunakan sebagai sensor untuk sistem otomasi mesin industri. Sebagai contoh pada sistem penghitung jumlah botol pada konveyor. Sensor ultrasonik diletakkan di atas atau samping konveyor, kemudian ketika botol lewat di depan sensor maka gelombang ultrasonik akan memantul dari permukaan botol ke receiver, sehingga dapat digunakan acuan untuk menghitung botol.

2.Mengukur Ketinggian Air Bendungan
Sistem yang digunakan hampir sama seperti pada cara pengukuran air di dalam tangki, hanya saja medan yang dideteksi lebih luas. Sensor ultrasonik diletakkan di atas bendungan, kemudian sensor tersebut akan mengukur jarak permukaan air dengan transmitter sensor. Hasil pengukuran ketinggian air tersebut nantinya dapat digunakan oleh petugas untuk berbagai keperluan.

3.Berguna Sebagai Sistem Navigasi Robot
Dalam dunia robotika, sensor ultrasonik sudah sangat umum digunakan untuk kepeerluan navigasi robot. Sensor ultrasonik digunakan untuk mendeteksi objek penghalang yang ada di depan robot, sehingga si robot bisa menentukan harus bergerak ke arah mana ketika ada objek yang terdeteksi.

4.Smart Waste Management
Smart Waste Management atau pengolahan sampah pintar adalah suatu sistem pengolahan sampah yang dirancang untuk menambah efektifitas pengolahan sampah. Cara kerja sistem ini yaitu sensor ultrasonik diletakkan di atas wadah (container) penampung sampah, tujuannya yaitu untuk mengetahui kapasitas sampah di dalam kontainer. Ketika sampah sudah penuh, sensor akan mengirimkan informasi tersebut ke kontroler kemudian kontroler mengirimkan informasi lokasi dan kapasitas sampah secara wireless ke database pusat, sehingga petugas terkait bisa mengetahui container sampah di lokasi mana yang sudah penuh, selanjutnya petugas akan mengirimkan truk sampah untuk membawa sampah tersebut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

5. Mengukur Kedalaman Cairan dalam Tangki
Sensor ultrasonik adalah salah satu jenis sensor yang paling efektif untuk mengukur kedalaman air/cairan yang tersisa pada tangki. Dengan sensor ultrasonik kita bisa mengetahui kedalaman cairan dengan cara mengkalkulasi jarak antara permukaan air dengan transmitter ultrasonik, sehingga didapatkan hasil pengukuran yang cepat dan akurat.

Bagian-bagian terpenting Sensor Ultrasonic

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang sensor ini ada baiknya kalian juga mengetahui Bagian-bagian terpenting dari sensor ultrasonic , Pada sensor ultrasonik terdapat beberapa bagian penting yang merupakan bagian utama dari sensor ultrasonik itu sendiri. Beberapa bagian utama tersebut diantaranya adalah Piezoelektrik, Transmitter dan Receiver. Berikut adalah penjelasan tentang bagian-bagian dari sensor ultrasonik tersebut :

1. PIEZOELEKTRIK
Piezoelektrik berfungsi untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Bahan piezoelektrik adalah material yang memproduksi medan listrik ketika dikenai regangan atau tekanan mekanis. Sebaliknya, jika medan listrik diberikan, maka material tersebut akan mengalami regangan atau tekanan mekanis. Jika rangkaian pengukur beroperasi pada mode pulsa elemen piezoelektrik yang sama, maka dapat digunakan sebagai transmitter dan receiver. Frekuensi yang ditimbulkan tergantung pada osilatornya yang disesuiakan frekuensi kerja dari masing-masing transduser. Karena kelebihannya inilah maka tranduser piezoelektrik lebih sesuai digunakan untuk sensor ultrasonik.

2. TRANSMITTER
Transmitter adalah sebuah alat yang berfungsi untuk memancarkan gelombang ultrasonik dengan frekuensi tertentu (misalnya frekuensi sebesar 20 kHz atau 40 kHz) yang dibangkitkan dari sebuah osilator. Untuk menghasilkan frekuensi sebesar 40 KHz, harus di buat sebuah rangkaian osilator dan keluaran dari osilator dilanjutkan menuju penguat sinyal. Besarnya frekuensi ditentukan oleh komponen RLC / kristal tergantung dari desain osilator yang digunakan. Penguat sinyal akan memberikan sebuah sinyal listrik yang diumpankan ke piezoelektrik dan terjadi reaksi mekanik sehingga bergetar dan memancarkan gelombang yang sesuai dengan besar frekuensi pada osilator.

3. RECEIVER
Receiver terdiri dari transduser ultrasonik menggunakan bahan piezoelektrik, yang berfungsi sebagai penerima gelombang pantulan yang berasal dari transmitter yang dikenakan pada permukaan suatu benda atau gelombang langsung LOS (Line of Sight) dari transmitter. Oleh karena bahan piezoelektrik memiliki reaksi yang reversible, elemen keramik akan membangkitkan tegangan listrik pada saat gelombang datang dengan frekuensi yang resonan dan akan menggetarkan bahan piezoelektrik tersebut.

ORDER SENSOR ULTRASONIC>> Klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *