5 Macam Jenis Transistor Yang Perlu Kamu Tahu

5 Macam Jenis Transistor Yang Perlu Kamu Tahu

Transistor memiliki banyak kegunaan di dalam kehidupan sehari hari. Sebut saja seperti penyearah, penguat, modulator, osilator dan sebagainya. Oleh karena itu, terdapat beberapa jenis transistor yang memiliki beragam fungsi yang berbeda pula. Apa saja? Anda pun bisa menyimak ulasan selengkapnya berikut ini.

Beragam Jenis Dari Transistor Yang Perlu Anda Tahu

1. Uni Junction Transistor
Menjadi golongan dari Field Effect Transistor atau FET, hal ini dikarenakan di dalam mengoperasikan juga memakai tegangan maupun medan listrik untuk mengendalikannya. Jenis satu ini cukup berbeda dengan jenis dari FET lainnya. Hal tersebut dikarenakan UJT mempunyai 1 terminal editor dan dua terminal basis yakni B1 dan B2. Jenis satu ini digunakan sebagai pengendali.

2. Junction Field Effect Transistor
Jenis satu ini merupakan salah satu transistor efek medan yang memakai junction sebagai isolator untuk kanal dan juga gerbangnya. Junction Field Effect Transistor atau yang dikenal dengan JFET ini dapat terdiri dari dua jenis. Diantaranya adalah JFET Kanal N (n-channel) dan JFET Kanal P (p-channel). Untuk jenis transistor ini memiliki tiga kaki terminal yakni Gate, Source dan juga Drain.

3. Metal Oxide Semiconductor Field Effect Transistor
Selain kedua jenis tersebut, ada juga Metal Oxide Semiconductor Field Effect Transistor atau yang dikenal dengan istilah MOSFET. Untuk jenis dari transistor satu ini memakai isolator yang biasanya berypa Silicon Dioksida antara kanal dan gerbangnya. Selain itu, untuk jenis satu ini juga terdiri dari dua konfigurasi.

Dimana yang terdiri dari MOSFET Enhancement dan MOSFET Depletion. Yang mana untuk jenis MOSFET tersebut juga dibagi menjadi MOSFET Kanal N dan juga MOSFET Kanal P. Untuk transistor jenis MOSFET ini sendiri terdiri dari tiga kaki terminal, yang terbagi menjadi Source, Drain dan juga Gate.

4. Transistor NPN
Selanjutnya, ada pula jenis transistor bipolar, dimana untuk salah satunya adalah transistor NPN. Jenis satu ini merupakan transistor bipolar yang memiliki prinsip kerja menggunakan arus listrik kecil. Selain itu, jenis satu ini juga menggunakan tegangan yang positif pada terminal basis.
Hal tersebut dapat berguna untuk mengendalikan tegangan yang lebih besar dan juga aliran arus yang berasal dari Kolektor menuju ke Emitor. Untuk transistor bipolar sendiri adalah jenis dari transistor yang memiliki struktur serta cara kerja yang membutuhkan perpindahan dari muatan bawaannya. Yaitu yang terlihat pada elektron yang ada di kutib negatid akan mengisi kekurangan yang ada di kutub positif.

5. Transistor PNP
Sedangkan juga terdapat satu lagi jenis transistor bipolar yakni PNP. Jenis satu ini merupakan salah satu transistor bipolar yang memakai arus listrik yang kecil. Selain itu, untuk tegangannya sendiri merupakan negatif yang bisa ditemukan pada terminal basis.

Transistor satu ini dapat berguna untuk mengendalikan tegangan yang lebih besar dan juga aliran arus yang berasal dari Emitor menuju ke Koletor. Untuk transistor dari bipolar ini sendiri juga kerap kali disebut dengan BJT yang merupakan kepanjangan dari Bipolar Junction Transistor. Untuk itu, anda perlu mengetahui kebutuhan transistor yang memang anda butuhkan.

Itulah beberapa jenis dari dari transistor yang perlu anda tahu. Umumnya, transistor dibagi menjadi dua yakni Transistor dengan jenis bipolar dan transistor dengan jenis Efek Medan. Oleh karena itu, dengan mengetahui masing masing jenis dari kedua transistor tersebut, dapat membantu anda untuk mengenali hal yang memang sedang anda butuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *